• News
  • Wujudkan Smart City, Kapolda Jateng Launching Tiga Inovasi Pelayanan Publik

Wujudkan Smart City, Kapolda Jateng Launching Tiga Inovasi Pelayanan Publik


Purbalingga -  Dalam rangka mewujudkan smart city atau kota yang cerdas untuk Purbalingga, Kapolda Jateng Irjen Polisi Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St., M.K. melakukan kunjungan kerja ke Polres Purbalingga  untuk meuncurkan tiga inovasi pelayanan publik, Kamis (24 September 2020).

Inovasi yang diluncurkan Kapolda Jateng yakni Randu Mas Braling (Pelayanan Laporan Pengaduan Masyarakat PurbaIingga Keliling), Suket Cakep Braling (Pelayanan SKCK Keliling Purbalingga) dan Inovasi IDEPS (Informasi Dini Eling Pajak dan SIM).

Selain itu, Kapolda Jateng juga mengukuhkan Tim Tindak Disiplin Covid-19 Polres Purbalingga. Kapolda juga meninjau kegiatan dapur umum TNI-Polri di Polres Purbalingga. Kapolda kemudian menyerahkan secara simbolis makanan hasil dapur umum kepada Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Satpol-PP untuk dibagikan kepada masyarakat terdampak Covid-19.

Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi menyampaikan bahwa hari ini kita laksanakan tiga kegiatan di Polres Purbalingga. Pertama kita launching tiga inovasi pelayanan publik dari Polres Purbalingga berupa pelayanan Lalu Lintas, Intelkam dan SPKT.

"Launching ini dimaksudkan dalam rangka mewujudkan smart city atau kota yang cerdas untuk Purbalingga. Jajaran kepolisian membuat aplikasi inovasi untuk mempermudah memberikan pelayanan kepada masyarakat," ucapnya.

Lebih lanjut disampaikan, kegiatan yang kedua yaitu kegiatan dapur umum Polres Purbalingga untuk masyarakat terdampak Covid-19. Kegiatan dilaksanakan bersama dengan rekan-rekan kita dari TNI. Makanan hasil dapur umum akan dibagikan kepada saudara kita yang terdampak Covid-19 seperti korban PHK dan sebagainya.

"Dengan adanya dapur umum ini diharapkan mampu meringankan masyarakat kita yang terdampak Covid-19," ucapnya.

Dijelaskan bahwa kegiatan yang ketiga berupa implikasi dari Inpres Nomor 6 Tahun 2020 dalam rangka penegakan hukum penertiban protokol kesehatan pencegahan Covid-19.  Telah dibentuk satgas yustisi untuk melaksanakan operasi yustisi kepada masyarakat yang melanggar peraturan bupati tentang protokol kesehatan.

"Telah dibentuk petugas dan mobil yang disiapkan untuk melaksanakan operasi yustisi menertibkan masyarakat dalam penggunaan masker, kerumunan massa dan lain sebagainya. Dengan harapan dapat memutuskan rantai penyebaran Covid-19," ucapnya.//MN