• News
  • Webinar, “Menggelorakan Nilai Pancasila & Bhineka Tunggal Ika Di Ruang Digital” di Hadiri Helmy Faishal Zaini

Webinar, “Menggelorakan Nilai Pancasila & Bhineka Tunggal Ika Di Ruang Digital” di Hadiri Helmy Faishal Zaini


Laporan Wartawan TabloidPamor.com, Sholastica Vania PS

TABLOIDPAMOR.COM, JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kementerian Kominfo) bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah menyelenggarakan seminar online dengan tema yang diangkat “Menggelorakan Nilai Pancasila & Bhineka Tunggal Ika Di Ruang Digital”, diselenggarakan pada hari Kamis, 25 Mei 2023melalui platform zoom meeting.

Dalam seminar tersebut terdapat tiga pembicara yang mumpuni pada bidangnya, yaitu Dr. Ir H. Helmy Faishal Zaini (Anggota Komisi I DPR RI), Dr.Geofakta, M.I.Kom (Director The Goodsproject Brand and Communication Organizer), dan Sutrisno Fibrianto, M.Pd (Dosen Institut Agama Islam Qamarul Huda).

Seminar ini merupakan dukungan Kominfo terhadap Program Seminar Merajut Nusantara yang melibatkan berbagai elemen masyarakat Webinar memiliki beberapa tujuan salah satunya adalah untuk mengedukasi masyarakat agar mendapatkan pengetahuan tentang bagaimana cara Menggelorakan Nilai Pancasila & Bhineka Tunggal Ika Di Ruang Digital pada saat ini.

Dalam paparanya Helmy menyampaikan bahwa, "Sila 5 dalam Pancasila merupakan pilar pemerastu bangsa sekaligus menjadi spirit roh kehidupan bangsa dan agama, tidak ragu menjadikan Pancasila terutama menjalankan nila-nilainya dikehidupan sehari-hari terutama di lingkungan keluarga, bahwa keluarga yang menjalankan ajaran Pancasila yang utama adalah ketuhanan yang maha esa adalah menjalankan tugas sebagai umat beragama untuk melaksanakan ajarannya masing-masing dalam pedomam hidup dalam kehidupan kebangsaan kenegaraan. Sila kemanusiaan yang adil dan beradap adalah cermin bahwa memiliki empati kemanusiaan yang dumilai tumbuh kembang di kehidupan keluarga. Sila persatuan Indonesia spirit sekaligus modal dasar untuk senantiasa mebangun toleransi dalam kehidupan kebangsaan dengan adanya perbedaan agama, suku, ras dan etknik lainnya".

Dilanjutkan paparan Geofakta, menyampaikan bahwa, "Bhineka Tunggal Ika adalah moto atau semboyan bangsa Indonesia yang tertulis pada lambang negara Indonesia yaitu Garuda Pancasila. Pancasila sebagai bentuk sikap, dimana Pancasila harus hidup di ruang digital".

"Maka pentingnya penerapan nilai moderasi beragama bagi generasi milenial di era digital. Tidak hanya itu Nilai-nilai Bhinneka Tunggal Ika perlu diwujudkan dalam kehidupan berbangsa, bernegara di masyarakat. Bhinneka Tunggal Ika merupakan prinsip hidup bangsa Indonesia. Semboyan tersebut mendeskripsikan tentang kesatuan dan keutuhan bangsa yang diciptakan dari sikap persatuan, " jelas Geofakta.

Dan terakhir paparan Sutrisno Fibrianto, M.Pd selaku Dosen Institut Agama Islam Qamarul Huda. Pada paparanya beliau menyampaikan bahwa, "Ruang digital memudahkan interaksi dan komunikasi antar budaya, suku, bangsa antar negara, tidak hanya itu dengan ruang digital semakin memudahkan jangkauan setiap kalangan untuk mendaptkan informasi yang di inginkan".

"Nilai nilai pancasila merupakan hakikat atau sifat dari pelajaran pancasila yang bersifat universal, sehingga nilai-nilai inti tersebut meliputi cita-cita, tujuan, dan nilai-nilai luhur yang sejati. Adapun Cara menggolarakan Nilai-nili Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika di Ruang Digital yaitu dengan cara memulai, kemudian meningkatkan diri, keluarga, orang lain, dan, memanfaatkan hal-hal sederhana dan amanah, " tutup Sutrisno Fibrianto.