• News
  • Tak Gubris Penyediaan Lahan Parkir, Ijin Amdal Lalin RS. Mitra Idaman Terancam Dicabut

Tak Gubris Penyediaan Lahan Parkir, Ijin Amdal Lalin RS. Mitra Idaman Terancam Dicabut


TABLOIDPAMOR.com, BANJAR - Dinas Perhubungan Kota Banjar menekankan kepada pihak Rumah Sakit Mitra Idaman untuk segera menyiapkan lahan parkir yang sesuai dengan peraturan lalu lintas. Lahan parkir yang telah disediakan oleh rumah sakit swasta tersebut tidak dimanfaatkan sepenuhnya oleh pengunjung, melainkan oleh para pegawai rumah sakit sendiri.

Meskipun rumah sakit telah menyediakan lahan parkir di bagian belakang, namun tidak ada papan informasi yang menunjukkan lokasi parkir yang tersedia.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjar, Asep Sutarno, menyatakan bahwa setelah melakukan pengecekan langsung, lahan parkir yang disediakan oleh Rumah Sakit Mitra Idaman justru digunakan oleh kendaraan pegawai rumah sakit dan bahkan dijadikan tempat untuk bermain badminton.

Menurut Asep, sesuai dengan peraturan lalu lintas yang telah dikeluarkan, rumah sakit tersebut wajib menyediakan lahan parkir khusus untuk pengunjung.

"Rambu larangan parkir yang dipasang di seberang RS Mitra Idaman kami lakukan karena banyak parkir liar di situ. Jalan tersebut harus bersih dari parkir kendaraan. Kami telah mengambil langkah-langkah tegas namun masih banyak parkir liar di depan rumah sakit," ujar Asep Sutarno, Selasa (9 Juli 2024).

Asep juga mengimbau manajemen Rumah Sakit Mitra Idaman untuk segera menyiapkan lahan parkir yang layak, agar parkir liar di pinggir jalan dapat diatasi. Jika tidak, izin peraturan lalu lintas rumah sakit tersebut dapat dicabut.

Sebelumnya, permasalahan parkir liar di sekitar Rumah Sakit Mitra Idaman sulit ditangani meskipun rambu larangan parkir telah dipasang. Hal ini menyebabkan kemacetan di sekitar jalan rumah sakit.

Direktur Rumah Sakit Mitra Idaman, Drg. H. Darmadji Prawirasetia, mengklaim bahwa rumah sakit telah menyediakan lahan parkir yang tidak terlalu jauh dari bangunan rumah sakit.

"Kami telah menyediakan area parkir untuk pengunjung, namun masih terdapat kendala yang terus muncul," ungkap Drg. H. Darmadji.

Rumah sakit telah menyiapkan dua lokasi parkir untuk pengunjung, namun pengelolaannya sepenuhnya diserahkan kepada masyarakat sekitar.//yuli.