• News
  • POLRES PURBALINGGA CANANGKAN WILAYAH BEBAS KORUPSI DENGAN PENANDATANGANAN NOTA KESEPAHAMAN

POLRES PURBALINGGA CANANGKAN WILAYAH BEBAS KORUPSI DENGAN PENANDATANGANAN NOTA KESEPAHAMAN


PURBALINGGA-  Polres Purbalingga, Polda Jateng menggelar deklarasi penandatanganan pencanangan pembangunan zona intergritas  menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Mapolres Purbalingga, Purbalingga, Jawa Tengah, Selasa (11 Februari 2020) lalu.

Pencanangan  zona tersebut ditandai dengan penandatangan pakta intergritas yang dilakukan Kapolres Purbalingga, AKBP  Muchammad Syafii Maulla beserta jajarannya juga dihadiri Tim Asistensi dari Itwasda Polda Jateng yang dipimpin AKBP Wahyu Wim Hardjanto, Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi  yang diwakili Inspektur Inspektorat, Widiono, beserta unsur Forkopimda Purbalingga, Ketua PWI dan perwakilan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

Kapolres Purbalingga, AKBP Muchammad Syafii Maulla mengatakan, pencanangan ini merupakan awal dari komitmennya untuk melaksanakan pelayanan yang terbaik kepada  masyarakat. Selain itu reformasi birokrasi juga harus dimulai dengan pencangan tersebut.

Peningkatan pelayanan, akan kami mulai dari sarana prasarana maupun sumber daya manusianya (SDM, red), dan Polri dalam hal ini dapat melakukan pelayanan terbaik kepada  masyarakat," terangnya.

Adapun berbagai inovasi telah kami kembangkan dalam hal pelayanan diantaranya SIM delivery dan Samsat delivery. Pihaknya akan lebih pendekatan kepada masyarakat guna dalam hal pelayanan.

“Kami butuh masukan dari masyarakat dalam hal pelayanan, Hal tersebut bertujuan agar kedepannya bisa di koreksi,” pungkasnya 

IRBID I Itswada Polda Jateng, AKBP Wahyu WM Hardjanto mengatakan, jikalau pimpinan berani mencanangkan, bawahanpun harus berani untuk mencanangkan. Pembangunan zona intergritas, yang merupakan satu kesatuan harus dilakukan secara bersama-sama.

"Apalagi pimpinannya sudah ganti. Kalau pimpinan baru berani mencanangkan, bawahannya juga harus berani untuk mencangkan," tutur dia.

Zona intergritas akan mampu meningkatkan pelayanan publik dan terwujudnya aparatur pemerintahan yang terbebas dari Korupsi Kolusi  dan Nepotisme (KKN).

"Zona intergritas sering kita dengar, mudah diucapkan, tapi dalam pelaksanaannya tanpa komitmen akan susah dijalankan, maka harus ada komitmen dari atasan sampai terbawah,” ucap AKBP Wahyu.

Diantara Polres se-Eks Karesidenan  Banyumas, Mapolres Purbalingga mempunyai keterbatasan tempat, namun bukan kendala untuk meningkatkan pelayanan dan membangun system.

“Mapolres Purbalingga mempunyai keterbatasan tempat, namun bukan kendala untuk meningkatkan pelayanan dan membangun system, jadi jangan berkecil hati,” ujarnya.

Lebih lanjut IRBID I Itswada Polda Jateng tersebut menuturkan, dalam membangunan zona intergritas harus lebih berinovasi pada pelayanan publik. Dirinya berharap Polres Purbalingga dapat memperoleh Predikat WBK dan WBBM.//MN