• News
  • Polisi Tangkap Seorang Pelaku Pembalakan Liar di Daerah Pangandaran

Polisi Tangkap Seorang Pelaku Pembalakan Liar di Daerah Pangandaran


Ciamis - Tim Satuan Reserse Kriminal Polres Ciamis menangkap seorang pelaku tindak kejahatan pembalakan liar di hutan lindung milik Perhutani di daerah Kabupaten Pangandaran Jawa Barat. Pelaku berinisial J (48) warga asal Pangandaran itu menebang pohon tanpa izin.

Lokasi penebangan pohon tersebut tepatnya di Petak 7A RPH Cisalah BKPH Pangandaran KPH Ciamis, dan itu masuk di kawasan Parigi serta Langkaplancar, Pangandaran. Untuk luas lahan yang menjadi pembalakan liar itu mencapai sekitar 13,5 hektare.

"Pihak Perhutani datang ke kami (Polres Ciamis) untuk melaporkan perusakan hutan di kawasan hutan lindung di Parigi dan Langkaplancar tersebut. Setelah dilakukan penyelidikan, tindak pidana illegal logging di kawasan hutan lindung. Kami berhasil mengamankan seorang pelaku," tutur Kapolres Ciamis, AKBP Bismo Teguh Prakoso, SH., S.I.K., M.H., dalam konferensi pers di Mapolres Ciamis, Ciamis, Jawa Barat, Jumat (6 Desember 2019).

Akibat penebangan liar tersebut, kata Kapolres, Perhutani mengklaim mengalami kerugian mencapai Rp.1,2 Miliar lebih. Modus operandi pelaku yaitu membuka lahan dan menanam tumbuhan kapol dengan cara menebang pohon rimba di kawasan hutan lindung tanpa izin dari pejabat yang berwenang.

"Penebangan liar ini dilakukan bersama-sama, baru diamankan satu orang tersangka. Masih ada tiga pelaku lain yang kami kejar," katanya.

Lebih lanjut, Kapolres menjelaskan, pihaknya mengamankan barang bukti dari tersangka, diantaranya gergaji mesin, golok, tiga sepeda motor, dan 119 batang pohon yang telah ditebang. Pohon yang ditebang itu berjenis benying, kondang, mara, seuseureuhan dan lainnya. 

Kapolres mengungkapkan, atas perbuatan yang dilakukan, tersangka dijerat Pasal 12 huruf (b) juncto Pasal 82 ayat (1) huruf (b) Undang Undang RI Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan, dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. Kini tersangka J ditahan di ruang tahanan Mapolres Ciamis. 

"Ini merupakan pendidikan masyarakat dan edukasi. Tidak boleh menebang pohon sembarang, terutama di kawasan hutan lindung karena hutan digunakan untuk melindungi wilayah dari ancaman bencana longsor dan banjir," tandasnya.//yuli.