• News
  • Polemik Ridwan Saidi dan Galuh, Wagub: Mendingan Berpikir Tuk Jabar Juara dan Sukses

Polemik Ridwan Saidi dan Galuh, Wagub: Mendingan Berpikir Tuk Jabar Juara dan Sukses


Ciamis - Polemik yang terjadi di wilayah Kabupaten Ciamis mengenai pernyataan Budayawan Betawi, Ridwan Saidi bahwa tidak ada kerajaan di Ciamis dan Galuh diartikan Brutal sampai saat ini belum menemui titik terang. Budayawan Ciamis meminta Ridwan Saidi mengklarifikasi ucapannya kepada publik khususnya masyarakat Ciamis yang lekat dengan tatar Galuh.

Kurang lebih satu minggu lamanya polemik ini beredar luas di masyarakat dan menjadi pusat perbincangan. Bahkan beredar suatu rencana akan hadirnya Ridwan Saidi ke Ciamis untuk menjelaskan secara langsung ucapan mengenai Galuh dan bersedia meminta maaf secara langsung kepada masyarakat khusunya Kabupaten Ciamis.

Menanggapi polemik itu, Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum mengungkapkan bahwa untuk mengenai sejarah dirinya tidak bisa membuat suatu keputusan. Sebab kata dia, dirinya bukan ahli sejarah.

"Secara pribadi saya ikut saja kepada tata naskah jaman dahulu yang sudah ditulis oleh ahli sejarah sebelumnya. Bahwa kerajaan Galuh itu ada," ujarnya kepada awak media saat ditemui seusai kegiatan di Aula Setda Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Senin (17 Februari 2020).

Uu Ruzhanul Ulum menegaskan bahwa daripada mempermasalahkan hal seperti itu, lebih baik berpikir kedepan bagaimana membuat ekonomi, pendidikan dan kesehatan masyarakat Jawa Barat hebat.

"Memang kita jangan lupa pada sejarah sebagai suri tauladan untuk mencari kebaikan. Minimal patriotisme dan kebangsaan harus dipegang.

"Tetapi daripada polemik dari masalah itu, mending kita berpolemik bagaimana solusi Jabar supaya maju, Jabar Juara semakin sukses. Saya secara pribadi ikut pada tata naskah yang sebelumnya," tandasnya.//yuli.