• News
  • Mendisiplinkan Warga di Masa AKB, Petugas Gabungan Patroli Tempat Keramian

Mendisiplinkan Warga di Masa AKB, Petugas Gabungan Patroli Tempat Keramian


Banjar - Pasca tidak diperpanjangnya penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), Pemerintah Provinsi Jawa Barat mulai melaksanakan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Penerapan ini dilakukan hampir diseluruh kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat, salah satunya yakni Kota Banjar.

Kesiapan Kota Banjar menerapkan AKB ditunjukan dengan dilakukannya penjagaan tempat-tempat keramaian oleh petugas gabungan tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Banjar. Dimana petugas gabungan TNI-Polri dan Pemerintah Kota Banjar lebih mendisiplinkan warga masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan.

Seperti terlihat di Pos Penjagaan Rest Area Banjar Atas, beberapa personel gabungan dari Polsek Purwaharja Polres Banjar, TNI Kodim 0613/Ciamis, Satpol PP dan Dishub Kota Banjar serta tim kesehatan melaksanakan patroli ke beberapa titik lokasi keramain, diantaranya Situ Mustika, Rest Area Banjar Atas, dan Doboku. Mereka mendatangi warga satu persatu yang berada di lokasi tersebut untuk memberikan imbauan dan edukasi tentang protokol kesehatan.

"Kami tidak akan pernah lelah dan akan terus menyampaikan edukasi tentang protokol kesehatan. Kami dalam hal ini TNI-Polri dan Pemerintahan Kota," ujar Kapolsek Purwaharja, Iptu Taufik melalui Kasi Humas Polsek Purwaharja, Bripka Shandi Rona saat ditemui disela-sela aktivitas di Rest Area Banjar Atas, Purwaharja, Kota Banjar, Senin (29 Juni 2020).

Lebih lanjut, Bripka Shandi mengatakan, ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian TNI-Polri dan Pemerintah Kota Banjar kepada masyarakat agar tidak sampai terpapar virus ini. Dan berasama memutus rantai penyebaran Covid-19.

"Ini wujud kepedulian kami sebagai pelayan masyarakat, agar masyarakat di Kota Banjar terhindar dari Covid-19," imbuhnya.

Bripka Shandi mengungkapkan, apa yang dilakukan diimbau pemerintah menerima respon baik oleh warga masyarakat Kota Banjar. Dimana masyarakat sudah semakin sadar akan pentingnya menerapkan protokol kesehetan, terlebih lagi ketika keluar rumah.

"Kami menemukan banyak warga yang sadar dan disiplin penerapan protokol kesehatan. Baik menggunakan masker dan para pedagang menyediakan tempat cuci tangan," ungkapnya.

Bripka Shandi menambahkan, kepada warga yang tidak disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan makan akan dilakukan pendataan. Apabila masih melanggar maka akan diberikan sanksi berupa sanksi sosial.

"Apabila ada warga yang tidak membawa atau menggunakan masker dan tidak menerapkan protokol kesehatan, maka meraka akan kita data sesuai KTP. Apabila masih dilanggar maka akan kami tindak dengan memberikan sanksi sosial seperti membersihkan sampah dan sebagainya," tandasnya.

Dalam patroli ini, para personel Polres Banjar, Kodim 0613/Ciamis, dan Satpol PP serta Dishub Kota Banjar mengimbau warga yang berada dilokasi keramaian untuk selalu menggunakan masker dan menerapkan protokol kesehatan. Pendirian posko penjagaan ini akan berlangsung sampai dengan tanggal 10 Juli 2020 dan akan dievaluasi kembali untuk penentuan perpanjangan.//yuli.