• News
  • Lima Hari Kejadian Susur Sungai Berujung Maut, Polres Ciamis Mintai Keterangan Dari 12 Saksi

Lima Hari Kejadian Susur Sungai Berujung Maut, Polres Ciamis Mintai Keterangan Dari 12 Saksi


Ciamis - Lima hari pasca kejadian kegiatan susur sungai yang berujung maut 11 pelajar MTs Harapan Baru Ciamis, Kepolisian Resor Ciamis telah meminta keterangan dari sejumlah saksi dilapangan. Keterangan yang diterima tim penyidik Sat Reskrim Polres Ciamis berasal dari warga dan pihak sekolah.

Sebanyak 12 orang saksi sudah diperiksa oleh Tim Penyidik Sat Reskrim Polres Ciamis. Mereka adalah warga yang berada di lokasi kejadian dan pihak sekolah MTs Harapan Baru Ciamis.

 "Setelah mendapatkan keterangan saksi dari pihak sekolah, bahwa tidak ada program untuk menyebrang sungai, tetapi hanya membersihkan sampah di sisi bibir sungai," tutur Kapolres Ciamis AKBP Wahyu Broto Narsono Adhi, S.I.K., M.Sc.Eng., didampingi Kasat Reskrim AKP Afrizal Wahyudi Achmad, S.I.K., dan Kasi Humas Polres Ciamis Iptu Magdalena NEB, kepada awak media di lobi Mapolres Ciamis, Rabu (20 Oktober 2021).

Kapolres menjelaskan, berdasarkan saksi warga yang sudah diperiksa terlebih dahulu menganggap anak-anak menyebrangi sungai, ternyata tidak. Karena setelah melakukan pemeriksaan terhadap para pembina yang mendampingi kegiatan itu, dari penanggungjawab bahwa kegiatan itu dilakukan disisi sungai mengumpulkan sampah.

"Kegiatan berupa mengumpulkan sampah, dan tidak ada perintah untuk melaksanakan kegiatan menyebarang sungai. Hanya saja pada saat kejadian ada anak berada di tengah dan inilah yang masih kami proses dalam," kata Kapolres.

Sampai dengan saat ini, lanjut dia, tim Sat Reskrim Polres Ciamis masih mendalami penyidikan meninggalnya 11 orang pelajar di Sungai Cileueur Ciamis pada beberapa waktu lalu. "Untuk penentuan tersangka ini kami sangat berhati-hati," ucapnya.

"Kita masih mendalami kenapa anak-anak ini bisa ada di tengah sungai. Karena kegiatan itu sebetulnya kegiatan mengumpulkan sampah di pinggir sungai. Jadi saat ini kita prosesnya lidik, untuk menentukan kira-kira peristiwa ini bener-benar terjadi," ucap Kapolres kepada para awak media.//yuli.