• News
  • Lika-Liku Jakarta dalam Film ´╗┐Jakarta VS Everybody

Lika-Liku Jakarta dalam Film ´╗┐Jakarta VS Everybody


Jakarta - JAKARTA selalu punya cerita yang menarik diangkat ke layar lebar, sebuah film terbaru yang akan dirilis tahun ini juga berjudul Jakarta VS Everybody. Film ini dibintangi oleh aktor dan aktris hebat kebanggaan Indonesia, Jefri Nichol, Wulan Guritno, Ganindra Bimo, Jajang C Noer, dan Dea Panendra.


Ide film ini berawal dari kesadaran bahwa setiap manusia tidak ada yang sempurna, dan proses kehidupan baik atau buruk adalah perjalanan yang harus dilalui karena perjalanan itu pasti memiliki makna yang tersirat.

Ide cerita ditulis bersama oleh Ertanto Robby Soediskam dan Jefri Nichol di awal 2018, keduanya banyak melakukan riset untuk mengetahui permasalahan anak muda yang sedang dan banyak terjadi di Jakarta pada saat itu. Setelah tiga bulan meriset akhirnya ide mengerucut kepada kisah survive lelaki muda berusia 19 tahun yang mana dirinya harus menentukan tujuan hidupnya sekaligus meraih impiannya.

Berawal dari seorang pemuda yang bernama Dom (Jefri Nichol) yang ingin sekali menjadi aktor, namun mendapatkan pelecehan sehingga dia harus memendam mimpinya.

Sepasang kekasih Pinkan (Wulan Guritno) dan Radit (Ganindra Bimo), menawarkan petualangan baru kepada Dom. Proses hidup yang harus dijalankan Dom mempertemukan dia dengan Ratih (Jajang C Noer) seorang pemilik rumah susun. Ratih berusaha untuk menarik Dom kembali kepada mimpi-mimpinya. Perkenalan Dom dengan Khansa (Dea Panendra) seorang gadis perias mayat membuka mata Dom untuk meninggalkan Pinkan dan Radit. Namun Radit tidak tinggal diam.

Ertanto Robby Soediskam selaku sutradara selalu senang mengangkat kisah-kisah realistik. "Film ini juga minim dialog. Saya membayangkan dan juga memprediski seandainya tanpa suara pun penonton akan tetap memahami apa yang sedang terjadi," katanya di Jakarta, Kamis (21 Mei 2020).

Poster yang dirilis hari ini menampilkan Jefri Nichol dan Wulan Guritno pada salah satu scene dalam film. Dengan sebuah tagline "Welcome to my city, the place where I can be me".//cak manto.