• News
  • Konferensi Pers Antisipasi Covid-19, Walikota: Kota Tasikmalaya Berstatus KLB

Konferensi Pers Antisipasi Covid-19, Walikota: Kota Tasikmalaya Berstatus KLB


Tasikmalaya - Walikota Tasikmalaya Drs. H. Budi Budiman menetapkan Kota Tasikmalaya dalam Kejadian Luar Biasa atau KLB. Hal ini ditetapkan setelah adanya warga Kota Tasikmalaya yang dinyatakan positif virus Corona atau Covid-19 berdasarkan hasil uji lab di Bandung.

Ini seusai dengan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK0107/MenKes-104 Tahun 2020 tentang penetapan corona sebagai penyakit yang dapat menimbulkan wabah dan upaya penanggulangannya.

"Maka kami sudah sepakat, Kepala Daerah dengan Muspida dan Tim Gugus Tugas sudah menetapkan Kota Tasikmalaya dalam KLB (Kejadian Luar Biasa). Sehingga setelah KLB tidak ada siaga lagi sudah menjadi tanggap darurat," ujar Walikota Tasikmalaya, Drs. H. Budi Budiman dalam keterangan pers di gedung Bale Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (25 Maret 2020).

Untuk itu, ia berharap kepada seluruh masyarakat Kota Tasikmalaya agar benar-benar mengikuti dan melaksanakan daripada himbauan-himbauan pemerintah baik pusat maupun daerah, termasuk surat edaran. Salah satu strategi yang paling efektif itu adalah menjaga jarak diantaranya.

"Jadi kalau bicara social distancing, menjaga jarak ini penting kita lakukan. Dimanapun hindari kerumunan-kerumunan, jaga jarak terus demi keselamatan kita semua. Ini yang paling efektif daripada bagaimana kita bisa memotong rantai penyebaran daripada virus Corona itu sendiri," jelasnya.

H. Budi menambahkan, kepada maayarakat dimohon kerjasamanya untuk menerapkan pola hidup bersih sehat, cuci tangan. Paling utama adalah menjaga jarak dan hindari kerumunan-kerumunan orang banyak.

"Sekali lagi saya mohon dengan sangat, seluruh masyarakat bisa bekerjasama. Ini demi keselamatan kita semua, tolong pahami semua," tandasnya.

Sebangaimana diketahui, sampai dengan Rabu, 25 Maret 2020 pukul 10.00 WIB, terdapat 116 Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan 10 orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Dari 116 ODP, 18 orang dinyatakan sehat, sementara dari 10 PDP, 1 pasien sudah diperbolehkan pulang dan 9 pasien masih diisolasi di 4 Rumah Sakit Kota Tasikmalaya.//yuli.