• News
  • Kodim 0703 Cilacap Gelar Paparan RGB Latbakjatri Triwulan II Tahun 2020

Kodim 0703 Cilacap Gelar Paparan RGB Latbakjatri Triwulan II Tahun 2020


Cilacap-Kodim 0703 Cilacap menggelar paparan Rencana Garis Besar (RGB) Latihan Menembak Senjata Ringan (Latbakjatri) Triwulan II Tahun 2020 yang dipimpin Kepala Staf Kodim Mayor Inf Ahmad Rofik Alfian bertempat di Ruang Data Makodim, Jalan Jenderal Sudirman No D-1 Cilacap, Jumat (29 Mei 2020).

Kegiatan ini dihadiri oleh para Perwira Staf Makodim beserta para Danramil jajaran yang terlibat sebagai koodinator dalam kegiatan. Latihan menembak  rencananya akan dilaksanakan dalam waktu dekat, pada tanggal 3 sampai dengan 5 juni 2020.

Bertindak sebagai Komandan Latihan (Danlat) Kapten Inf Joko Yunanto memaparkan, bahwa RGB Latbaktajri perlu disusun untuk memberikan gambaran kepada Pimpinan Umum Latihan (Pimulat) dalam hal ini Komandan Kodim tentang rencana penyelenggaraan latihan menembak senjata ringan Triwulan II tahun 2020.

"Setelah RGB Latbakjatri ini mendapat persetujuan pimpinan, maka RGB digunakan sebagai pedoman dalam penyelenggaraan latihan. Segala standar operasi prosedur (SOP) latihan sudah tertuang dalam RGB, tinggal bagaimana kita mengaplikasikan dalam pelaksanaan kegiatan di lapangan," papar Kapten Joko.

Sementara itu Kepala Staf Kodim Mayor Inf Ahmad Rofik Alfian selaku Pengawas Latihan (Waslat) mengingatkan para koordinator yang sudah ditunjuk sesuai surat perintah pimpinan agar menyiapkan penyelenggaraan Latbakjatri dengan sebaik-baiknya.

"Menembak merupakan satu kemampuan yang harus dimiliki oleh setiap prajurit. Nah, pembinaan latihan adalah tanggung jawab Komando atau pimpinan agar kemampuan menembak dapat terpelihara secara optimal," katanya.

Lebih lanjut, agar tujuan dan sasaran latihan menembak senjata ringan triwulan II tahun 2020 dapat berjalan dengan baik, terencana dan terarah secara maksimal maka dalam penyelenggaraanya harus berpedoman pada RGB yang telah disusun tersebut.

"Satu hal paling utama dalam latihan adalah faktor keamanan, untuk itu koordinator harus lebih tegas kepada pelaku  dalam hal ini anggota yang melaksanakan menembak agar mematuhi SOP selama mekanisme latihan berlangsung. Kita harus melakukan tindakan preventif dan pengawasan agar  kegiatan berjalan aman dan lancar," tegas Kasdim.//**