• News
  • Hadir Dalam Musyawarah Desa, Ini Yang Disampaikan Danramil

Hadir Dalam Musyawarah Desa, Ini Yang Disampaikan Danramil


Cilacap - Danramil 09/ Kawunganten Kapten CPM Teguh Budiono bersama Forkopimcam hadiri Musyawarah Rencana Pembangunan desa khusus (Musrenbangdessus) dan Musyawarah Desa Khusus (Musdessus) Desa Babakan yang dilaksanakan di Pendopo Balai Desa Babakan, Kecamatan Kawunganten, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Selasa (8 Juli 2020).

Dalam kesempatan tersebut Danramil 09/Kawunganten Kapten CPM Teguh Budiono menyampaikan bahwa adanya pandemi Covid-19 telah berdampak terhadap sendi-sendi kehidupan masyarakat, salah satunya kesejahteraan sehingga untuk mengatasi hal tersebut Pemerintah baik pusat maupun daerah telah meluncurkan berbagai macam program bantuan diantaranya bantuan perluasan BPNT (sembako) Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan Bantuan Sosial Tunai (BST) yang di salurkan oleh Kemsos melalui Bank dan PT Pos Indonesia, serta program jaminan pengaman sosial (JPS) sembako oleh Pemerintah Daerah yang juga disalurkan oleh PT Pos Indonesia.

Selain Pemerintah pusat dan daerah, pemerintah desa juga wajib menyediakan bantuan langsung tunai melalui anggaran dana desa (BLTDD), bantuan tersebut diberikan kepada masyarakat yang belum menerima bantuan dalam program apapun. BLTDD akan diberikan selama 3 bulan dengan nominal Rp  600.000 perbulan untuk tahap pertama dan Rp 300.000 perbulan untuk tahap kedua.

"Mari sama-sama kita mengawal dan menjaga agar anggaran yang telah digelontorkan sesuai dengan aturan dan mari kita sama-sama membangun desa agar kedepan bisa lebih maju lagi,” ajak Kapten Teguh.

Sebelumnya ditempat yang sama, Kepala Desa Babakan Sangiman dalam sambutannya menjelaskan bahwa sesuai aturan Pemerintah, melalui dana desa wajib menyediakan anggaran berupa bantuan langsung tunai dana desa (BLTDD) selama 3 bulan kedepan sebesar Rp 300.000 untuk 139 keluarga penerima manfaat (KPM), bantuan tersebut merupakan bantuan tahap kedua yang harus diberikan diluar dari bantuan pada tahap pertama sebesar Rp 600.000 yang sudah diberikan kepada KPM.

"BLTDD ini hukumnya wajib, jadi harus dianggarkan oleh pemerintah desa,” jelas Sangiman.

Senada dengan penyampaian Kepala Desa Babakan, Camat Kawunganten melalui Sekcam Wawan Mardiyono turut menghimbau agar semua bantuan yang telah diberikan oleh pemerintah baik pusat maupun daerah serta bantuan melalui dana desa dapat dimanfaatkan dengan baik sehingga diharapkan dapat membantu perekonomian masyarakat khususnya warga Desa Babakan yang terdampak Covid-19. 

"Saya mengharap semoga bantuan ini bisa bermanfaat, baik bantuan tahap pertama maupun tahap kedua walaupun besarannya berbeda,” harapnya.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Forkopimcam Kawunganten, Kepala Desa Babakan Sagiman dan staf, Pra ketua Lembaga Desa BPD dan LPPMD, Ketua RT, RW se Desa Babakan serta perwakilan tokoh masyarakat dan Tokoh agama Desa Babakan.//**