• News
  • Gitaris Mahendra, Wiratman, Kini Serius Merambah Musik Cadas

Gitaris Mahendra, Wiratman, Kini Serius Merambah Musik Cadas


JAKARTA - Wiratama adalah figur musisi multi-talenta ternama yang namanya mencuat oleh segudang prestasi yang diraihnya. Dari sekian banyak prestasi yang pernah diraih dalam berbagai kejuaraan kompetisi gitaris ataupun ajang guitar battle, ia pun mulai dikenal sebagai seorang produser, arranger, dan composer handal yang melahirkan cukup banyak karya berbobot dan fenomenal.

Dengan anugerah bakat dan kemampuan istimewa yang dimilikinya ini, ia berhasil membuat banyak mata musisi besar tanah air meliriknya, yang kemudian berakhir pada suatu bentuk projek atau kerjasama, seperti yang sedang ia geluti saat ini, ialah menjadi bagian dari Mahadewa yang diusung oleh Ahmad Dhani. 

Perjalanan karirnya dalam dunia musik Indonesia sudah tidak diragukan lagi. Ia memiliki begitu banyak prestasi dan melahirkan karya-karya orisinil yang unik dan memiliki warna berbeda dari yang lain. Ia pun melakukan berbagai manuver lintas genre yang membuatnya semakin matang dalam menyandang statusnya sebagai produser dan composer.

Meskipun instrumen musik utama yang dikuasainya adalah gitar, namun Wiratama juga handal dalam memainkan piano, drum, bass dan bahkan vocal.
Selain multi-talenta, Wiratama juga telah menerima banyak prestasi dalam bidang musik, seperti; Produser dan Gitaris Doom Project pada 2013, Juara pertama di Schecter Cempetition Indonesia pada 2013, Finalis Flying with Ibanez pada 2014, Juara pertama di Schecter Guitar & Bass War pada 2015, dan juara ketiga di Djarum Guitar Competition pada 2015.

Selama karir bermusiknya, Wiratama telah melahirkan banyak sekali karya individual ataupun grup, diantaranya Album Nothing but Guitar Vol. 2, single-single instrumental seperti My First Etude, Kakek Nenek, Matsnawe, dan single-single seperti Lagu Diam, Dilema, Jika (Melly Goeslaw Recycle), Pelukmu, Hilang, Ku Rayu Ku Peluk Ku Cium. Single lagu dan instrumental yang dirilis bergantian dari 2012 hingga tahun 2021 ini membuat Wiratama sangat produktif dari tahun ke tahun.

Sehingga akhirnya pada tahun 2021 ini, Wiratama akan kembali dalam project terbarunya yang bernama Nikhara.

NIKHARA Band ini adalah project yang dibentuk secara spontan. Berawal dari sebuah project cover lagu “Tiga Titik Hitam” milik Burgerkill sebagai bentuk penghormatan kepada mendiang Eben Burgerkill.

Wiratama sebagai produser dari project tersebut menyarankan NIKHARA untuk membuat karya sendiri. Dan dalam waktu dekat ini single pertama dari Nikhara akan segera release dan bisa didengarkan di seluruh platform musik digital. 
Dalam single tersebut, 

NIKHARA berkolaborasi dengan beberapa musisi dari skena musik extreme / cutting edge, diantaranya adalah Abah Andris (Nectura) sebagai drummer, dan Deana (Annabelle) sebagai bassist, dan tentunya Wiratama sebagai produser.//IST