• News
  • Eko Park, Ruang Terbuka Hijau Baru di Tengah Kota Banjar

Eko Park, Ruang Terbuka Hijau Baru di Tengah Kota Banjar


Banjar - Pemerintah Kota Banjar telah membangun ruang terbuka baru yakni Eko Park yang terletak di Hegarsari, Pataruman, Kota Banjar, Jawa Barat.

Akses menuju taman ini terbilang mudah lantaran terletak di pusat kota. Bagi masyarakat yang ingin menikmati ruang terbuka ini bisa langsung menuju ke arah RSUD Kota Banjar, karena taman ini berada dibelakang RSUD Kota Banjar.

Tamannya berada di sepanjang bantaran sungai yang memisahkan Jawa Barat-Jawa Tengah bagian selatan yakni Sungai Citanduy. Sehingga untuk masyarakat yang menggunakan kendaraan roda empat bisa memarkirkan kendaraannya di parkiran RSUD ataupun di lahan parkir di sepanjang Jalan Pegadaian.

Untuk pintu masuk sendiri juga ada dua, diantaranya melalui tempat parkir RSUD Kota Banjar maupun jalan depan Kantor Pegadaian Kota Banjar. Untuk di depan Kantor Pegadaian kendaraan roda dua dapat memarkirkan kendadaannya di lahan parkir dekat pintu masuk yang disediakan oleh Karang Taruna setempat.

Dari kejauhan, tampak sebuah Tugu besar berbentuk Kujang yang menjadi ikon senjata tradisional tanah pasundan. Tidak begitu jauh dari Tugu Kujang, terdapat Labirin yang dibangun dengan balutan rumput sintetis manambah suasana mata menjadi indah.

Masih disekitar wahana Labirin terdapat sebuah rumah-rumahan dengan corak kayu yang klasik. Selain itu, di taman ini juga terdapat Ayunan dan wahana Gym serta Gazebo untuk bersantai sambil menikmati suasana Sungai Citanduy.

Jika menengok lebih jauh lagi, terdapat sebuah kolam buatan di tengah-tengah ruang terbuka Eko Park Kota Banjar. Dan terdapat jalan setapak menyusuri bantaran Sungai Citanduy.

Kehadiran Eko Park ini disambut baik oleh masyarakat Kota Banjar. Salah satunya yakni dari anggota Mojang Jajaka, Restiah mengungkapkan merasa senang di Kota Banjar terdapat ruang terbuka baru.

Ia mengatakan, Kota Banjar memang sudah memiliki ruang terbuka untuk warga diantaranya Alun-Alun Kota Banjar dan Langensari, Taman Kota Lapang Bhakti, Taman Pusdai, Taman Lansia, serta banyak lainnya. Kehadiran taman di tengah kota itu bisa membuat suasana lebih teduh.

"Kan kalau ada taman ini, masyarakat baik lokal maupun dari luar kota dapat menikmati susasana dibalik kepadatan hiruk pikuk Kota Banjar. Sehingga ada sebuah perputaran ekonomi dan meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar maupun daerah. Nantinya ini sebagai upaya perwujudan masyarakat adil makmur yang di ridhoi Allah SWT," tuturnya kepada tabloidpamor.com, Minggu (2 Februari 2020).

Restiah menuturkan bahwa area Eko Park ini sangat cocok untuk bermain bersama keluarga. Bentuk labirin yang unik dan warna yang identik membuat mata hati terpukau serta jiwa menjadi tenang.

"Saya senang banget Kota Banjar memiliki ruang terbuka baru. Tentunya sangat senang sekali bisa ikut berpartisipasi mempromosikan Kota Banjar di bidang pariwisata," imbuhnya.

Ia berharap, Eko Park Kota Banjar ini juga nantinya dapat dirawat dan dijaga kebersihannya. Sehingga masyarakat baik dari dalam maupun luar Kota Banjar dapat dengan nyaman menikmati keindahan Kota Banjar di salah satu lokasi wisata di yang ada di Kota Banjar.

"Ya semoga aja bisa dijaga perawatannya, sehingga bersih terus. Semoga juga kehadiran Eko Park ini dapat menarik wisatawan baik dari dalam maupun luar Kota Banjar sehingga roda perekonomian di Kota Banjar berjalan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat Kota Banjar," tandasnya.

Selain Eko Park yang terletak di pusat kota, Kota Banjar juga memiliki 2 destinasi wisata baru setelah dilakukan pemugaran yakni Lembah Pejamben dan Situ Leutik. Lembah Pejamben terletak di Desa Binangun, Kecamatan Pataruman sedangkan Situ Leutik terletak di Desa Cibeureum, Kecamatan Banjar.//yuli.