• News
  • DUA SPESIALIS PEMBOBOL RUMAH TELAH 37 KALI BERAKSI, MERUPAKAN SINDIKAT ANTAR DAERAH

DUA SPESIALIS PEMBOBOL RUMAH TELAH 37 KALI BERAKSI, MERUPAKAN SINDIKAT ANTAR DAERAH


Purbalingga  -  Satuan  Unit Reskrim Polres Purbalingga  berhasil membekuk dua pelaku pencurian dengan pemberatan (curat).

Tersangka inisial TN (45) dan DM (50), berhasil diringkus tanpa perlawanan oleh tim reserse mobil (resmob) polres Purbalingga dikediaman rumahnya masing-masing, Jumat malam (7 Februari 2020) lalu. Bersamaan dengan dua tersangka, Tim Resmob Purbalingga juga berhasil membengkuk MT (40) selaku penadah barang hasil curian.

Dalam setiap aksinya, TN, warga Desa Pengalusan, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah itu bertindak sebagai eksekutor dengan mendongkel pintu rumah. Sedangkan DM, warga Desa Serang Kecamatan Karangreja Purbalingga bertugas mengantar dan menjemput pelaku ke tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolres Purbalingga, AKBP Muhammad Syafi Maulla melalui Kompol Ponco Susanto yang didampingi Kasubag Humas Polres Iptu Widyastuti menjelaskan, aksi duet Tuyanto dan Darmo terhenti setelah polisi berhasil mengungkap aksi pencurian satu unit sepeda motor, satu buah helm dan dua telepon genggam di Wilayah Karangreja, Purbalingga, Jawa Tengah, pada November 2019 lalu. Saat  diperiksa, kedua tersangka mengaku mulai beraksi sejak 2019 lalu.

Ponco juga mengungkapkan, setidaknya 37 kasus pencurian telah dilakukan di wilayah hukum Polres Purbalingga, Polres Tegal dan Polres Pemalang.

“Setidaknya ada 37 kasus pencurian yang telah dilakukan di wilayah hukum Polres Purbalingga, Polres Tegal dan Polres Pemalang,” ungkapnya saat Press conference di Mapolres Purbalingga, Jumat (14 Februari 2020) lalu.

Selain itu, Wakapolres juga menuturkan, di Purbalingga  sendiri keduanya telah beraksi sedikitnya 22 kali tindak kejahatan, di wilayah Pemalang telah 13 kali sedangkan di wilayah Polres Tegal telah dua kali melakukan aksi kejahatan.

Petugaspun berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor, satu helm dan dua unit telepon genggam.

"Tersangka di jerat dengan Pasal 363 ayat (1) KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman 9 tahun penjara. DM dijerat dengan pasal KUHP jo pasal 480 KUHP ancaman 4 tahun penjara. Sedangkan MT dijerat pasal 480 dengan ancaman 4 tahun penjara," pungkanya.//MN