• News
  • DPC PDI PERJUANGAN BAGIKAN DAGING QURBAN SECARA DOOR TO DOOR

DPC PDI PERJUANGAN BAGIKAN DAGING QURBAN SECARA DOOR TO DOOR


Purbalingga - Pelaksanaan perayaan Hari Raya Idul Adha 1442 H atau Lebaran Haji kali ini agak berbeda dari perayaan sebelumnya. Karena ditahun-tahun sebelumnya  biasanya masyarakat merayakan momentum lebaran baik itu lebaran Idul Adha maupun Lebaran Idul Fitri dilaksanakan dengan meriah dan penuh suka cita.

Meski perayaan kali ini dilakukan dengan penuh kesederhanaan, tak menyurutkan niat Partai PDI Perjuangan  Kabupaten Purbalingga  untuk melakukan pemotongan hewan qurban serta membagikannya ke warga sekitar lingkungan Sekretariat DPC PDIP Purbalingga, Rabu (21 Juli 2021). Karena qurban ini sebagai wujud keimanan kepada Allah SWT dan empati kepada warga masyarakat khususnya yang terdampak Pandemi covid-19.

Ketua DPC Partai PDI Perjuangan HR. Bambang Irawan mengatakan, bahwa pelaksanaan penyembelihan satu ekor sapi yang telah diserahkan Ke DPC Partai PDI Perjuangan  tersebut tentunya berbeda dengan tahun sebelumnya kami menyiapkan ahli dalam menyembelih dan menghindari kerumunan. Setelah itu langsung dibagikan ke masyarakat.

"Jumlah paket daging korban yang dibagikan sebanyak 100 (seratus) paket dibagikan kepada warga sekitar lingkungan dan juga pengurus  DPC,” katanya.

Pemberian daging qurban dilakukan secara door to door agar tidak ada antrian atau kerumunan, hal ini dijalankan untuk mendukung Pemberlakuan PPKM Darurat.  Pemberian daging qurban ini diharapkan dapat bermanfaat dan juga menambah imun guna daya tahan tubuh bagi warga sekitar lingkungan DPC PDI Perjuangan,” kata penghobi motor besar tersebut .

Selain itu ia juga menyampaikan, dimomen Idul Adha  ini kami berharap agar kita selalu  bersama tetap membangun azas gotongroyong serta saling toleransi sesama umat sesuai dari hakekat dari Pancasila mari kita mendukung Pemerintah untuk menuntaskan Corona Virus Disease atau COVID-19 ini.

"Dengan harapan pandemi cepat berlalu dari Purbalingga dan pada umumnya di Indonesia, hingga masyarakat bisa kembali beraktifitas dengan tenang tampa rasa was-was dan  kekawatiran, pandemi ini tanpa kita sadari telah merubah tatanan budaya dan adat istiadat  bahkan menggerogoti akhlak dan  moral, karena virus tersebut,” pungkasnya.//MN