• News
  • Dihimbau Polisi, Warga Akhirnya Tunda Resepsi Pernikahan

Dihimbau Polisi, Warga Akhirnya Tunda Resepsi Pernikahan


Banjar - Sejak diterbitkannya Maklumat Kapolri nomor Mak/2/III/2020 tertanggal 19 Maret 2020, seluruh personel Polri langsung menggelar patroli untuk menghimbau warga agar tidak berkerumun. Hal ini dilakukan untuk mencegah atau memotong rantai penyebaran virus Corona atau Covid-19.

Seperti yang telah diterapkan di Kepolisian Resor Banjar Polda Jabar. Para personel yang bertugas dengan sigap membubarkan beberapa kerumunan warga, diantaranya acara resepsi pernikahan, warga yang duduk-duduk di kafe, kerumunan massa di persimpangan jalan hingga sejumlah taman.

Paur Subbag Humas Polres Banjar, Bripka Shandi Rona mengungkapkan bahwa pihaknya pada Rabu, 25 Maret 2020, bersama dengan TNI dan Bina Desa menghimbau dengan diberi pemahaman dan edukasi kepada warga yang hendak melangsungkan resepsi pernikahan agar menundanya. Warga tersebut pun mendengarkan himbauan dari para anggota, dan tetap melaksanakan pernikahan di KUA namun tetap menerapkan social distancing.

"Resepsi pernikahan kami bubarkan dengan mengedepankan upaya persuasif dan humanis. Alhamdulillah masyarakat kooperatif, paham dan mengerti dengan ancaman wabah ini dan tentunya menerapkan Social Distancing," ujar Paur Subbag Humas Polres Banjar, Bripka Shandi Rona dalam keterangan persnya, Kamis (26 Maret 2020).

Menurutnya, langkah langkah pembubaran sesuai dengan himbauan dari Pemerintah dan Maklumat Kapolri bahwa tidak boleh membuat kegiatan atau acara melibatkan orang banyak. Itu semua sebagai cara untuk melakukan pencegahan masuknya virus corona di Kota Banjar.

Lebih lanjut, Ia menerangkan bahwa Personil Polres Banjar bersama TNI melakukan patroli gabungan. Sejumlah titik berkumpulnya massa yang ada di Kota Banjar disisir untuk kemudian dibubarkan.

"Kami mengingatkan kepada masyarakat Kota Banjar untuk peduli terhadap kesehatan,baik sehat diri sendiri maupun orang lain. Jangan sampai kalau sudah terkena penyakit baru menyesal, mencegah lebih baik dari pada mengobati," tuturnya.//yuli.