• News
  • Danlanud Wiriadinata Ikuti Rapat Penerapan Langkah Menuju New Normal di Kota Tasikmalaya

Danlanud Wiriadinata Ikuti Rapat Penerapan Langkah Menuju New Normal di Kota Tasikmalaya


Tasikmalaya - Komandan Lanud Wiriadinata Letnan Kolonel Nav Ali Sudirman Pasaribu, S.H., mengikuti kegiatan rapat perpanjangan masa Pembatasan Sosial Berskala Besar tahap ketiga di Bale Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Sabtu (30 Mei 2020).

Rapat yang dipimpin langsung oleh Walikota Tasikmalaya H. Budi Budiman tersebut dalam rangka penerapan langkah New Normal atau istilahnya adaptasi kebiasaan baru didalam masa perpanjangan PSBB tahap ketiga. Dimana langkah ini diambil agar kondisi sosial dan ekonomi Kota Tasikmalaya dapat terselamatkan atau berjalan normal kembali seperti biasanya.

"Langkah ini diambil berdasarkan rekomendasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Barat yang menyatakan belum terdapat indikasi penurunan penyebaran Covid-19 secara signifikan di provinsi Jawa Barat," ujar Walikota Tasikmalaya, H. Budi Budiman.

Untuk Kota Tasikmalaya, kata H. Budi, berdasarkan evaluasi gugus tugas tingkat provinsi berada pada level 2-moderat. Dimana masih ditekukan kasus Covid-19 secara sporadis baik atas dasar kasus impor maupun penularan secara lokal.

Sementara terkait perpanjangan masa PSBB tahap ketiga, Budi menejaskan, ini berbasis protokol kesehatan seperti menerapkan pola hidup bersih dan sehat, memakai masker dan jaga jarak. Adapun kaidah penerapan PSBB tahap ketiga meliputi pembatasan pelaksanaan pembelajaran, pembatasan aktifitas di tempat kerja, pembatasan kegiatan keagamaan di tempat ibadah, pembatasan kegiatan di tempat atau fasilitas umum, pembatasan kegiatan sosial dan budaya serta pembatasan aksebilitas transportasi.

"Tapi yang terpenting dari semua pembatasan yang dilakukan oleh pemerintah pusat maupun daerah adalah menggerakkan kesadaran masyarakat, komunitas, lembaga non formal, RT/RW serta tokoh masyarakat untuk bersama-sama melakukan gerakan masyarakat hidup bersih. Sehingga wabah virus Covid-19 dapat diminimalisir keberadaannya," tandasnya.//yuli.