• News
  • Curug Dhuwur Destinasi Tersembunyi di Desa Bumisari

Curug Dhuwur Destinasi Tersembunyi di Desa Bumisari


Purbalingga - Purbalingga banyak menyimpan potensi wisata yang masih tersembunyi, kutipan dari salah satu media mengungkapkan jika Kabupaten Purbalingga merupakan kota seribu curug.

Keberadaannya yang terletak di lereng gunung terbesar di Jawa Tengah (Gunung Slamet, red) ini, seakan-akan Kabupaten Purbalingga dipagari dengan hamparan pegunungan terutama di wilayah Utara kota Perwira tersebut.

Desa Bumisari contohnya, desa yang berada di Kecamatan Bojongsari, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah ini masih perlu digali potensi alam dan wisatanya karena masih banyak yang tersembunyi, salah satunya dengan keberadaan Curug Dhuwur yang dijadikan objek wisata alam di desa terebut.

Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi di sela-sela kesibukannya menyempatkan diri dengan Program  "Piknik Neng Purbalingga" bersama Komunitas Juang Jong Purbalingga.

Ia berharap, ini akan menjadi salah satu potensi  Desa Wisata yang perlu dikembangkan. Pengelolaan pariwisata ini akan lebih baik, dengan saling berkoordinasi antara Pemdes Bumisari dengan Pokdarwis.

“Ini akan menjadi salah satu potensi  Desa Wisata yang perlu dikembangkan. Pengelolaan pariwisata ini akan lebih baik, dengan saling berkoordinasi antara Pemdes Bumisari dengan Pokdarwis,” harapnya.

Pemerintah akan terus mendukung   kegiatan-kegiatan pengembangan pariwisata yang ada di Purbalingga tercinta ini.

"Kami akan selalu mensupport pengembangan wisata yang ada di Desa Bumisari ini,” kata Ibu muda ini kepada tabloidpamor.com, Minggu (6 September 2020).

Lebih lanjut Tiwi menyampaikan, pengembangan pariwisata untuk Curug Duwur telah mendapat bantuan dari Provinsi Jawa Tengah.

"Nanti di tahun 2021 kami akan mengupayakan bantuan melalui APBD terkait pengembangan wisata Curug Dhuwur di desa ini,” ujar bupati petahana itu.

Disinggung masalah sarana prasarana dan infrastuktur, fasilitas infrakstruktur menuju ke Bumisari khususnya ke lokasi wisata kedepannya akan kami perhatikan lagi.

"Fasilitas sarana prasarana dan infrastuktur menuju ke Curug Dhuwur juga akan akan kami perhatikan", pungkas Tiwi.

Sementera, Pokdarwis Panca Warna, Desa Bumisari. Teguh Pramono mengatakan, Curug Dhuwur saat ini  memang telah berubah pengembangan yang  dilakukan sedikit demi sedikit.

"Alhamdulillah pengunjung berwisatawa terus meningkat setiap bulannya,” katanya

Ia melanjutkan, untuk pengembangan kedepan kami akan menggandeng Owabong dan rencananya akan diberi nama Gerbang Nusantara.

“Untuk pengembangan kedepannya kami akan menggandeng Owabong dan rencananya akan diberi nama Gerbang Nusantara,” jelasnya.

Selain itu Teguh juga menuturkan  terima kasih pada Bupati Purbalingga beserta rombongan berkenan hadir di wisata Curug Dhuwur Bumisari ini. Dengan hadirnya Bupati Purbalingga di Curug Dhuwur ini bisa diharapkan bisa mendongkrak wisatawan dan lebih dikenal oleh Wisatawan Nasional.

"Hadirnya Tiwi di Curug Dhuwur ini bisa diharapkan bisa mendongkrak wisatawan dan lebih dikenal oleh Wisatawan Nasional,” harapnya.//MN