• News
  • Bupati Pastikan Pemekaran Wilayah Banyumas Sudah Sesuai RPJP

Bupati Pastikan Pemekaran Wilayah Banyumas Sudah Sesuai RPJP


Purwokerto - Bupati Banyumas, Achmad Husein memberikan jawaban atas tanggapan fraksi terkait pemekaran wilayah pada rapat paripurna DPRD Kabupaten Banyumas, Rabu (15 Januari 2020) kemarin.

Pada kesempatan itu bupati menyatakan pemekaran Kabupaten Banyumas menjadi dua wilayah merupakan amanat dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP).

Menurutnya, sesuai dengan RPJP, draf pemekaran Banyumas menjadi dua wilayah yaitu Kabupaten Banyumas dan Kota Purwokerto.

“Amanatnya dua wilayah, sesuai dengan perintah Perda. Kalau nanti tiga, RPJP harus dirubah dulu, padahal RPJP sampai 2025,” katanya seusai memberikan jawaban atas tanggapan fraksi dalam Rapat Paripurna.

Dalam hal ini bupati juga mengatakan pihaknya hanya tinggal menunggu persetujuan DPRD, dan selanjutnya diserahkan ketingkat provinsi.

“Persetujuannya dulu terus saya bikin surat ke gubernur,” jelasnya.

Sementara itu Ketua DPRD Kabupaten Banyumas, dr.Budhi Setiawan menuturkan, pihaknya akan membahas lebih dalam dengan semua komisi yang ada terkait rencana pemekaran.

“Semua komisi untuk membahas. Waktunya tidak cukup satu atau dua tahun,” ucap dr Budhi.

Seperti diketahui, pada rapat paripurna sebelumnya semua Fraksi di DPRD Banyumas sepakat agar Kabupaten Banyumas dimekarkan. Tidak hanya dimekarkan menjadi dua wilayah, DPRD menilai Banyumas layak dimekarkan menjadi 3 wilayah yang meliputi Kota Purwokerto, Banyumas Barat, dan Banyumas Timur.//ipung