• News
  • BAZNAS Raih Fundraising Digital Terbaik di Indonesia Fundraising Award 2020

BAZNAS Raih Fundraising Digital Terbaik di Indonesia Fundraising Award 2020


Jakarta - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) kembali menorehkan prestasi khususnya di dunia filantropi, setelah dinobatkan menjadi pemenang untuk kategori Fundraising Digital Terbaik dalam program Indonesia Fundraising Award (IFA) 2020. Indonesia Fundraising Award 2020, merupakan ajang apresiasi dan inspirasi untuk lembaga zakat maupun lembaga sosial kemanusiaan. Mematuhi protokol kesehatan Covid-19, acara digelar melalui media platform online.

Penghargaan ini berhasil diterima BAZNAS setelah melalui rangkaian seleksi dan penjurian yang dilaksanakan oleh Institut Fundraising Indonesia atau IFI. Institut Fundraising Indonesia sendiri merupakan sebuah lembaga yang bergerak dalam pelatihan dan pendampingan fundraising profesional yang berkomitmen untuk memandirikan Lembaga ZIS, Wakaf maupun NGO Indonesia melalui publik fundraising.

Direktur Institut Fundraising Indonesia, Arlina Fauzia Saliman mengatakan penghargaan yang diterima BAZNAS diharapkan dapat menjadi inspirasi lembaga lainnya dalam mengembangkan gerakan zakat.

“Selamat kepada BAZNAS. Dengan penghargaan sebagai Digital Fundraising Terbaik, semoga makin amanah, kreatif dan menjadi penyemangat serta motivasi bagi lembaga lainnya untuk berbenah dalam membangun digital fundraising yang handal,” kata Arlina, Jumat (10 Juli 2020).

Sementara itu, Ketua BAZNAS, Prof. Dr. H. Bambang Sudibyo. MBA., CA, menyampaikan apresiasinya untuk seluruh pihak yang mendukung BAZNAS sehingga mampu dinobatkan sebagai pemenang dalam kategori lembaga dengan Fundraising Digital Terbaik.

“Saya selaku Ketua BAZNAS RI mewakili seluruh amil zakat mengucapkan terimakasih atas kepercayaan masyarakat selama ini. Terimakasih kepada Institut Fundraising Indonesia atas apresiasi terhadap pencapaian Fundraising Digital BAZNAS,”ujarnya.

Bambang menambahkan, dalam menjalankan tugas selaku amil zakat, BAZNAS selalu berupaya optimal dalam melaksanakan fungsi pengumpulan zakat atau fundraising dan juga mendistribusikan zakat.

“Kami menyadari bahwa diantara hal strategis yang dikembangkan untuk melakukan fundraising zakat dalam hal ini mengajak, memberikan saluran donasi dan memberikan kepuasan kepada muzaki diperlukan inovasi dan terobosan terobosan. Untuk itu BAZNAS serius dalam mengembangkan fundraising digital sebagai bagian dari semangat digitalisasi zakat,” ucapnya.

Dalam mendorong fundraising digital, sejak 2016 BAZNAS mengembangkan gagasan Digital Multiplatform Strategy yakni dengan membangun internal platform, berkerjasama dengan commercial platform dan non commercial platform memanfaatkan social media platform, mendorong innovative platform dan mengembangkan artificial intelligence platform utk memberi kemudahan muzaki dan syiar zakat yang lebih efektif dan efisien.

Secara eksponensial pengumpulan zakat digital 1% di tahun 2016, naik menjadi 3% di tahun 2017, 6% di tahun 2018, 14% di tahun 2019 dan akan mencapai 25% atau lebih tinggi lagi di tahun 2020 ini.

“Semoga penghargaan ini menguatkan BAZNAS seluruh Indonesia dan lembaga amil zakat lainnya dalam mengabdi dan memberikan layanan terbaik bagi umat,” tutupnya.//IST