• News
  • Ada Seni Teatrikal Ndautbeletan di Peresmian Gubug sawah cowong sewu

Ada Seni Teatrikal Ndautbeletan di Peresmian Gubug sawah cowong sewu


Banyumas - Pentas seni teatrikal oleh ketua Padepokan Cowong Sewu Titut Edi Purwanto digelar di area pesawahan Desa Pangebatan, Kecamatan Karanglewas, Minggu (20 Desember 2020).

Pentas dengan judul "Ndautbeletan" ini bertujuan untuk memberikan edukasi tentang proses dalam menanam padi. Selain itu juga sebagai sarana bermain.

Ndaut atau mengambil benih padi semaian untuk ditanam merupakan kegiatan yang lazim dikerjakan oleh petani dimasa tanam padi. Sedangkan beletan yang berarti lumpur.

"Ide ini muncul dari keprihatinan saya, banyak anak-anak sekarang yang tidak tahu, bahkan ada yang sama sekali tidak tahu apa itu sawah," kata Titut.

Dalam pagelaran yang melibatkan anak-anak ini Titut Edi Purwanto secara dialog maupun teatrikal menunjukkan betapa gemah ripah dan indahnya alam bumi nusantara.

"Lihatlah anaku alam yang begitu indah, bumi yang begitu subur. Tahukah kau apa yang kamu makan semua itu hasil dari bumi. Maka suburkanlah bumi ini," serunya.

Pertunjukan semakin ramai manakala Wakil Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono turut terlibat dalam pertunjukan tersebut.

Ia pun memberikan apresiasi kepada seniman serba bisa Titut Edi Purwanto dengan masuk kedalam kubangan sawah dan membagikan benih padi kepada anak yang terlibat.

Pentas seni ini adalah bagian dari acara peresmian Gubug Sawah Cowong Sewu yang diperuntukan sebagai tempat belajar dan bermain anak.

"Di tempat ini saya membuka kelas setiap minggu pagi, dua jam bersama Titut. Mereka belajar seni budaya, alam, bahasa Banyumasan. Semuanya tentang kearifan lokal," ucapnya.

Menurut Titut, dengan membawa langsung anak-anak bermain dan berlumpur dan belajar di sawah diharapkan akan mengembangkan pikiran anak untuk mencintai alam negeri ini.

Sementara itu Wakil Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menyampaikan terimakasih dan dukungannya terhadap ruang belajar Gubug Sawah Cowong Sewu.

"Saya sangat mengapresiasi berdirinya ruang belajar anak ini, semoga dengan ini anak-anak akan tumbuh kecintaannya kepada budaya, seni, alam dan bahasa Banyumasan," tuturnya.

Pada kesempatan itu ia juga berpesan kepada segenap masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.//ipung