• News
  • Aboge Desa Onje Purbalingga Rayakan Idul Fitri 1443 H di Tanggal 4 Mei 2022 Kemarin

Aboge Desa Onje Purbalingga Rayakan Idul Fitri 1443 H di Tanggal 4 Mei 2022 Kemarin


Purbalingga - Kaum Islam Alif Rebo Wage (Aboge) Desa Onje Kecamatan Mrebet Kabupaten Purbalingga melaksanakan perayaan Idhul Fitri 1443 H. mundur dua hari dari perayaan Idhul Fitri yang ditetapkan Pemerintah, Rabu (4 Mei 2022).

Seperti Tahun-Tahun sebelumnya kaum Aboge melaksanakan shalat Ied di Masjid Raden Sayyid Kuning, Desa Onje, sekitar 500 lebih kaum jamaah Aboge menjalankan Shalat yang dimulai pukul 06.00. WIB hingga selesai 07.30 WIB.

Tema pada khutbah tersebut, "Meningkatkan silaturahim dengan sesama", oleh Ustadz Lutfi Latifudin, sedangkan imam oleh sesepuh Kaum tersebut yaitu KH. Sudi Maksudi.

"Kita telah menjalankan puasa Ramadhan sebulan penuh dan hari ini merupakan hari kemenangan bagi umat muslim dihari yang Fitrah ini, di bulan Syawal ini mari kita tingkatkan silaturahmi dengan mengikat silahturahmi kepada sesama umat muslim. Karena dengan meningkatkan silaturahim akan menambah keberkahan kita semua," ungkapnya saat khotbah tersebut.

Puasa Ramadhan ada dua hal  keistimewaan nikmat. Yaitu nikmat saat berbuka puasa dan nikmat  mendekatkan diri pada Allah SWT. Puasa ibarat menempa diri dalam membentuk ketakwaan dan keimanan kepada Allah SWT.

Barang siapa yang berpuasa Ramadhan sebulan penuh dan dilanjut puasa sunah Syawal 6 hari, ganjarannya pahalanya sama dengan puasa satu tahun penuh. Dia mengajak jamaahnya untuk menjalankan puasa sunah 6 hari dibulan Syawal ini.

"Ramadhan telah meninggalkan kita. Sekarang telah di bulan Syawal. Semoga Ramadhan yang akan datang kita semua diberi kesempatan untuk dapat berjumpa dan menjalini puasa di Ramadan tahun depan, amin ya Robbal alamin," katanya.

Sementara sesepuh Aboge Onje, KH Sudi Maksudi mengatakan, penentuan Idhul Fitri jamaah Aboge berbeda dengan umat Islam pada umumnya menggunakan rukyat dan hisab Hijriyah namun Aboge menggunakan penghitungan turun-temurun sejak zaman Sultan Agung Hanyokrokusumo.

Dalam perhitungan kalender Aboge tahun ini bertepatan dengan tahun Jawa Alip atau Alif. Awal tahun Alip atau 1 Muharam jatuh pada hari pasaran Rebo (Rabu) Wage.

Adapun perhitungannya, awal Syawal tahun iñi menggunakan rumus  tahun yang disebut Waljiro atau syawal siji loro (syawal satu dua). Artinya yaitu hari pertama dan pasaran kedua dari Rabu Wage.

"Perhitungan kami 1 Syawal patokannya jatuh di hari Rabu Kliwon, makanya kami telah mengetahui jauh-jauh hari. Bahkan awal Ramadhan mengetahuinya," jelasnya.

Ritual shalat Ied dari awal sampai selesai berjalan lancar, aman dan kondusif, kegiatan menggunakan protokol kesehatan Covid -19. Tampak petugas dari Polsek Mrebet dan Koramil Mrebet melaksanakan tugas untuk melakukan pengamanan di lokasi tersebut.//MN.