Rabu, 08 November 2017 - 13:15:35 WIB
Serius Maju Pilgub Jateng, Sudirman Said Kunjungi DPD PAN Cilacap
Diposting oleh : Widodo
Kategori: Berita Kota - Dibaca: 473 kali

Cilacap - Keseriusan mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said untuk maju sebagai bakal calon Gubenur Jawa Tengah yang akan dihelat pada 2018 patut diapresiasi oleh masyarakat Jawa Tengah khususnya masyarakat Cilacap.

Kunjungan Sudirman Said di beberapa tempat di Cilacap, menjawab rasa penasaran masyarakat Cilacap tentang keseriusannya untuk berlaga di Pilkada Jawa Tengah 2018. Setelah melakukan kunjungan di beberapa tempat di Majenang, kini giliran Dewan Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Cilacap, disinggahi bakal calon Gubernur Jateng, Sudirman Said.

Pertemuan Sudirman Said dengan jajaran pengurus DPD PAN Kabupaten Cilacap dilakukan di kantor Sekretariat Dewan Pengurus Daerah (DPD)  PAN Kabupaten Cilacap yang bertempat  di Jalan Perintis Kemerdekaan Cilacap, Selasa (07 November 2017).

Dalam pertemuan tersebut, Majelis Pertimbangan Partai PAN Cilacap, Mohamad Natsir yang didampingi para pengurus harian lainnya mendiskusikan kesiapan dan persiapan mantan Menteri ESDM itu maju Pilgub Jateng 2018. Secara resmi, Mohamad Natsir membuka pintu bagi Sudirman Said untuk melakukan sosialisasi ke basis-basis PAN di Cilacap.

Dalam sekapur sirihnya dengan dialek Cilacapan, Majelis Pertimbangan Partai PAN Cilacap, Mohamad Natsir mengucapkan selamat datang dan terimakasih atas kunjungan Sudirman Said ke DPD PAN Kabupaten Cilacap. Hari ini Sudirman Said menyapa warga PAN Cilacap dan Masyarakat Cilacap.

"Kalau bicara Sudirman Said kita tidak ‘pelo’ untuk melakukan sosialisasi ke masyarakat, karena figur beliau sudah sangat teruji untuk bisa membangun Jawa Tengah" ujar Natsir.

Natsir merasa yakin PAN Cilacap dalam memenangkan Pemilihan Gubernur Jateng sangat tinggi, karena PAN Cilacap telah berhasil memenangkan Pemilihan Bupati Cilacap dua kali, ini modal kami untuk memenangkan di Jawa Tengah.

Hal senada juga diungkapkan Bendahara DPD PAN Cilacap, Supangat, secara organisasi PAN Cilacap mempersilahkan bakal calon Gubenur Jawa Tengah yang datang dan berkunjung ke DPD. "Hari ini, Sudirman Said hadir ditengah keluarga besar PAN Cilacap. Kami ucapkan selamat datang. Semoga Sudirman Said bisa merajut kembali merah putih di Indonesia dan bisa membawa aspirasi masyarakat Jateng, khususnya masyarakat Cilacap," tuturnya.

Ditegaskan Supangat, PAN Cilacap siap mengawal dan memenangkan Sudirman Said, apabila surat rekomendasi dari pusat diberikan kepada Sudirman Said untuk maju di Pilgub Jateng 2018 mendatang.

Usai pertemuan tersebut, Sudirman Said menuturkan, hari ini, saya bersilaturahmi dengan Dewan Pengurus Daerah PAN Cilacap untuk mendengar arahan apa-apa yang harus segera dilakukan untuk meningkatkan polularitas dan elektabitasnya di Jawa Tengah.

"Saya punya kebiasaan tidak akan melangkah sesuatu jika tidak serius. Begitu kawan kawan membuka kemungkinan untuk menjadi bakal calon gubenur, saya kerjakan dengan serius. Saya kira perjalanan 5 bulan ini menunjukan keseriusan itu. Insyaallah, tentu saja ada tahapan sampai partai mencalonkan saya," tuturnya.

Menurut Sudirman, pertemuan ini merupakan tonggak (milestone) penting, yang akan menguatkan sinergi antara tim relawan Sudirman Said denganTim Pemenangan PAN.

"Meskipun rekomendasi formal masih menunggu waktu, namun arahan pimpinan PAN Jateng dan DPP PAN pusat memberi optimisme akan dukungan PAN kepada dirinya pada proses Pilgub Jateng nanti," tuturnya.

Bagi Sudirman Said, pertemuan ini semakin mengokohkan langkah-langkah politik yang sedang dilakukannya untuk berkompetisi dalam pemilihan Gubernur Jawa Tengah.

Sementara itu Ketua DPD PAN Kabupaten Cilacap Muhammad Hanafi, membenarkan pihaknya telah membuka pintu bagi Sudirman Said untuk bersosialisasi bersama-sama dengan struktur partai di seluruh kecamatan di Cilacap.

"Kunjungan ini sesuai dengan arahan Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan dan Ketua DPW PAN Jawa Tengah Wahyu Kristanto untuk mempersilahkan Pak Dirman guna memperkuat kordinasi dalam pengenalan beliau ke masyarakat. Bagaimanapun PAN harus memilih kandidat terbaik, yang diukur tidak saja dari kapasitas, tetapi juga polularitas dan elektabilitas yang bersangkutan," tutur Hanafi.

Ditegaskan Hanafi, demokrasi yang baik harus diikuti dengan penguatan partai politik. Sebab bagaimanapun parpol adalah representasi formal aspirasi politik rakyat. Karena itu semakin banyak dukungan partai politik, menunjukan semakin luasnya potensi dukungan dalam kontestasi nanti. "Karena itu, saya bersyukur dengan satu lagi perkembangan yang dicapai," ujarnya.

Seperti diketahui berdasarkan komposisi suara hasil Pemilu 2014 seperti yang dikutip dari situs resmi KPU RI, www.kpu.go.id, total kursi DPRD Jateng berjumlah 100 kursi. Menilik dari syarat tersebut, berarti partai politik baru bisa mengusung calon sendiri di Pilgub Jateng bila memiliki minimal 20 kursi.

PDIP menjadi pemilik kursi terbanyak dengan jumlah 31 kursi. Artinya, PDIP sudah melewati syarat minimal jumlah perolehan kursi di DPRD untuk mengusung calon sendiri.

Sementara PKB menjadi partai kedua dengan perolehan kursi terbanyak di DPRD, 13 kursi. Gerindra mempunyai 11 kursi di DPRD. PKS dan Golkar punya masing-masing 10 kursi. Demokrat memiliki total 9 kursi.

Sedangkan PAN dan PPP punya 8 kursi di DPRD Jateng. Suara terbanyak yang pertama ialah PDIP: 4.295.598, suara 2. Golkar: 2.497.282 suara 3. PKB: 2.305.444 suara 4. Gerindra: 1.963.080 suara 5. PAN: 1.208.202 suara 6. PPP: 1.151.753 suara 7. Demokrat: 1.120.729 suara 8. PKS: 1.076.518 suara 9. NasDem: 1.035.126 suara 10. Hanura: 730.752 suara 11. PBB: 99.132 suara 12. PKPI: 59.838 suara. //WD