Jumat, 01 Juni 2018 - 16:04:00 WIB
Tiga Batang Logam Mulia Raib di Gondol Maling
Diposting oleh : Heru
Kategori: Berita Kota - Dibaca: 63 kali

Banjar - Terjadi pencurian di rumah pemilik Toko Pakaian Bhineka yang terletak di jalan Letjend Suarto, kota Banjar. Berdasarkan pantauan CCTV rumah korban, pencurian tersebut terjadi pada hari rabu (30 Mei 2018) pagi.

Akibat dari pencurian tersebut, satu buah brangkas seberat 300 kg yang berisikan surat surat berharga serta tiga batang logam mulia yang masing masing seberat 1 kg hilang digondol maling. Pemilik rumah menyadarinya sekitar puku 15.00 Wib. Diduga pencuri tersebut masuk melewati pintu depan dengan cara mencongkel selot pintu, sebab dilokasi ditemukan kerusakan pada bagian selot pintu.

Usai melakukan olah TKP, Kapolres Banjar, AKBP Matrius mengatakan, dari hasil penyelidikan kami diketahui dari rekaman CCTV ada 5 orang yang melakukan, sekarang masih dalam proses penyelidikan dan pengembangan.

"Namun setelah brangkas itu ditemukan di TKP kedua dirumah kosong yang berjarak kurang lebih 30 meter dari TKP atau rumah ini yang hilang hanya 3 batang logam mulia itu saja dan total kerugian yang dialami korban, kalau ditaksir tiga logam yang masing masing 1 kg itu senilai dengan nominal kurang lebih Rp.1,7 Miliar," tutur Matrius kepada awak media, Jumat (1 Juni 2018).

Matrius menghimbau agar tidak menyimpan barang barang berharga dirumah, namun bisa di simpan di perbankan dan kalaupun ada barang berharga disimpan dirumah, sistem keamanan rumah harus diperhatikan karena mengingat pada saat ini di TKP brankas itu hanya diletakan diatas lantai kamar yang tidak terkunci dan pintu utama hanya di selot saja serta gerbang hanya diselot saja tanpa dipasang gembok," ujarnya.

"Saat ini kami sedang mengolah data dan rekam jejak  yang ada baik dari olah tkp dari tanda tanda atau sisa sisa yang ada di TKP serta membaca dan mengolah data yang dihasilkan CCTV yang kebetulan kami ketemukan lagi, adapun perkembangan lain tentunya masih dalam proses penyelidikan kami," tegasnya.//Yuli.