Minggu, 22 April 2018 - 22:23:55 WIB
KPU Bersama SHI dan Warmasindo Membentuk Pemilih Cerdas
Diposting oleh : Heru
Kategori: Berita Kota - Dibaca: 122 kali

Banjar - Guna membangun kesadaran politik warga serta membentuk Pemilih cerdas di Kota Banjar, KPU Banjar bekerjasama dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Serikat Hijau Indonesia (SHI) dan Wadah Aspirasi Masyarakat Indonesia (Warmasindo) lakukan kegiatan sosialisasi di Cafe GBS Masakan Khas Sunda Mekarsari, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Jawa Barat, Sabtu (21 April 2018).

Kegiatan sosiaisasi dengan mengan mengusung tema "Membangun Keadaran Politik Warga Dalam Rangka Membentuk Pemilih Cerdas di Kota Banjar" dihadiri oleh Ketua KPU Banjar, Dani Danial Muchlis, Ketua Panwas Banjar, Irfan Sofyan Rohmat, Ketua LSM SHI, Nur Abu Zaman, Ketua LSM Warmasindo, Ahmid dan 25 peserta dari ke dua perwakilan LSM.

"Kita apresiasi tinggi untuk teman teman Sarakat Hijau Indonesia (SHI) dan juga kepada LSM Wadah Aspirasi Masyarakat Indonesia (Warmasindo) yang sudah menggelar acara ini dan tema yang diangkat cukup bagus," tutur Ketua KPU Banjar, Dani Danial Muchlis usai acara.

Menurutnya, pemilih cerdas itu adalah betul betul memahami ada kemauan serta kemampuan untuk menganalisis dan memperlajari visi misi pasangan calon. Masyarakat kita ini, memang didorong, dan diarahkan untuk tidak saja melihat figure.

"Bahwa figur penting, tapi lebih dari itu mereka harus punya kemauan serta kemampuan menganalisis visi misi dan programnya. Dan itu sebagai salah satu indikator dari masyarakat kita ini cerdas atau tidak, jadi ukuran nya itu saya kira," sambung Dani.

Dani berharap, sebagaimana yang telah dilakukan dengan Ormas ataupun LSM yang lain, bisa menularkan dan mensosialisasikan kembali kepada masyarakat paling tidak kepada keluarga dan sanak sodara.

Sementara, Ketua Panwas, Irfan Sofyan Rohmat mengatakan Pemilih cerdas itu pemilih yang rasional dan bukan pemilih yang transaksional. Pemilih rasional tentunya ia tidak akan memilih berdasarkan apa yang telah diberikan ke kita, tapi kita lebih paham secara emosional bagaimana kapasitas pasangan calon, bagaimana kemampuan dari pasangan calon dan bagaimana visi misi serta program kerjanya di lima tahun mendatang.

"Sebab kalau dilihat di UU 10 tahun 2016 pasal 187a ayat 1 dan 2 itu jelas bahwasannya pasangan calon itu gak boleh menjanjikan apa lagi memberi. Dan diayat 2 nya juga berlaku bagi si penerima," kata Irfan.

Dijelaskan Irfan, KPU dan Panwas hanya menjalankan amanah UU serta menjalankan regulasi yang sudah ada. Jadi, jangan sampai masyarakat terjebak dari pelanggaran yang masyarakat sendiri tidak mengetahuinya.

Ketua LSM SHI Kota Banjar, Nur Abu Zaman menghimbau kepada seluruh jajaran dan kader sarekat hijau Indonesia yang hadir pada kesempatan ini untuk menyampaikan kepada rekan atau keluarganya yang tidak hadir. Bahwa mengikuti Pemilukada dan ikut berpartisipasi itu wajib memilih, karena kita sebagai warga negara turut aktif dalam membangun negara salah satunya adalah dengan turut serta secara aktif dalam pemilu.

"Karena nasib bangsa kita, pemimpin daerah kita selama lima tahun kedepan itu ditentukan oleh pilihan kita. Untuk itu marilah baca baliho yang sudah terpasang, baik yang terpasang oleh tim sukses maupun oleh KPU, kemudian kita baca dan juga pelajari program dan visi misinya apakah untuk membangun Kota Banjar atau tidak," imbuhnya.

Ketua SHI berharap anggota Sarekat Hijau Indonesia untuk hadir di TPS tanggal 27 Juni 2018 mendatang di jam 7 pagi sampai jam 13.00 WIB. Jadi jangan sampai terlambat dan hak pilih kita tidak mubazir dikarenakan hak pilih kita tidak bisa disalurkan.

"Yang Pertama tadi e-KTP di persiapkan, C6 jangan sampe lupa dan yang terpenting adalah jamnya jangan sampai terlambat," pungkasnya.//Yuli.