Rabu, 18 April 2018 - 22:24:02 WIB
Gerebek Rumah Produksi Minuman Keras, Polisi Sita Miras Oplosan Siap Edar
Diposting oleh : Widodo
Kategori: Berita Kota - Dibaca: 248 kali

Cilacap - Kepolisian Sektor (Polsek) Majenang, Polres Cilacap, Selasa (17 April 2018) menggerebek sebuah rumah produksi minuman keras (miras) oplosan milik WRD (53) warga  Desa Sindangsari, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Dari hasil penggerebekan itu, Polsek Majenang berhasil mengamankan dan menyita puluhan liter minuman keras  siap edar dan bahan pembuat miras oplosan saat melaksanakan operasi kepolisian yang ditingkatkan.

Bahan pembuat miras oplosan yang diamankan diantaranya adalah alkohol murni dan pemanis buatan yang dicampur dengan rum atau aroma pengharum.

Kapolsek Majenang, AKP Tri Suryo Irianto mengatakan bahwa pelaku mengaku telah menjual miras oplosan dengan nama gingseng yang dibuat dari air putih yang di campuran dengan alkohol murni, karamel atau pasta kue, pewarna makanan dan pemanis buatan serta aroma menthol.

"Minuman keras oplosan tersebut dikemas dalam plastik ukuran 1 liter dan dijual 20 ribu perliternya," jelas Kapolsek.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya, pelaku dijerat dengan pasal berlapis yaitu pasal 137 UU RI Nomor 18 tahun 2012 tentang pangan dan atau pasal 196 jo pasal 98 (2) (3) UU RI nomor 36 tentang kesehatan dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Sementara menurut Kapolres Cilacap, AKBP Djoko Julianto, operasi terhadap peredaran miras akan terus dilaksanakan untuk mengatisipasi jatuhnya korban jiwa akibat menenggak minuman keras.

“Operasi terhadap minuan keras akan terus dilakukan di seluruh wilayah hukum Polres Cilacap secara terus menerus dengan skala luas,” ungkap kapolres.

Oleh karena itu, lanjut Kapolres, kontribusi masyarakat dalam ikut memberantas peredaran miras baik memberikan informasi ataupun tidak membeli miras sangat dibutuhkan.

"Kami akan terus lakukan operasi. Terutama miras ilegal atau oplosan baik pada penjual jamu, warung, tempat hiburan atau rumah yang diduga menjual dan memproduksi minuman keras agar tidak menimbulkan korban jiwa," pungkas Kapolres. //Wd.